Sabtu, 02 Juni 2018

Temen Jadi Demen


Okehh, untuk tulisan aku berikutnya adalah sebuah request dari seorang hamba Allah yang pengen aku bahas soal udah ‘temenan lama tapi ujung-ujungnya suka’.

Sebenarnya hal random sih kalo dari temen jadi demen. Tapi kalau temenannya seorang cewek sama cowok ya, kalau temen jadi demennya dari cowok ke cowok atau cewek ke cewek jelas gak normal woy.

Back to the topic. Beberapa orang berpendapat jika cewek – cowok itu nggak bisa pure temenan atau sahabatan aja. Uhm... dan menurut pengalaman pribadi saya, jawabannya adalah ‘iya’ dan ‘tidak’.

IYA – untuk statement saya setuju kalau cewek – cowok nggak bisa pure temenan/sahabatan.  Seperti yang saya kutip dari blog tetangga :

Seorang psikolog bernama Dave Matthews mengungkapkan bahwa seorang cowok dan cewek bisa saja menjadi teman. Tapi pada satu titik, mereka bisa jatuh cinta satu sama lain. 

"Tentu ada perbedaan waktu jatuh cintanya. Saat sudah berteman lama, salah satu atau keduanya bisa tiba-tiba merasakan jatuh cinta. Ada yang sementara saja, atau mungkin jatuh cinta pada saat-saat tertentu, bisa jatuh cinta pada waktu yang salah, bisa jatuh cinta yang datang terlambat, atau mungkin selamanya," ujar Dave seperti yang dikutip dari Elite Daily. (Psssst, kamu yang mana? Aku kayaknya kalimat yang terakhir deh hahaa *ehh)

Faktornya bisa disebabkan karena merasa udah saling mengerti perasaan masing-masing, nyaman, kalau lagi sama si doi tuh bawaannya menyenangkan (walau kadang misal suka ada nyebelin-nyebelinnya, tapi biasanya itu sih yang bikin seru wkkk). Cewek tuh bakal seneng berteman sama cowok yang ngerti perasaan mereka, atau punya minat sama.

Nah kalau kasus cewek suka ke temen cowoknya  biasanya karena mereka merasa punya CHEMISTRY. Tau deh kalau cowok yang suka ke temen ceweknya kek gimana dan karena apa, belum melakukan riset soalnya hehee. Oke lanjut, jadi hati tuh suka beda aja gitu perasaannya. Misal temenan deket tuh bukan sama si A aja, tapi sama si B dan si C juga. Tapi rasanya beda lho. Misal ke si A selain temen tapi ada demen-demennya gitu. Alasannya bisa karena pribadinya, atau sesuatu hal yang sama sekali nggak diketahui tapi bikin kita jatuh hati. Ajaib kan? Nah bakal beda deh rasanya kalau lagi chat, ngobrol, terus kalau mau ketemu sejam sebelumnya perut jadi mules-mules, jantung jadi dag-dig-dug-ser, muka berasa pucat, dan gejala aneh lainnya. Itu dia ada misteri chemistry yang kadang nggak bisa diketahui apa penyebabnya.

Beda kalau chat, ngobrol atau ketemu sama temen yang dirasa temen aja, NO CHEMISTRY. Semuanya bakal berasa biasa aja layaknya sama temen yang segender. Ini juga berkaitan dengan statement TIDAK setujunya saya kalau cewek dan cowok nggak bisa pure sahabatan. Buktinya saya deket sama beberapa teman cowok, dan dari mereka nggak ada yang menarik hati saya sama sekali padahal mereka cukup lumayan tampan daripada gebetan haha. Mereka juga care, lebih care daripada gebetan, tapi kalau nggak ada chemistry ya mau gimana. Tetep aja rasa temen.

Jadi intinya kenapa dari “temen bisa jadi demen”, itu karena rahasia illahi hahaa. Chemistry itulah sih penyebabnya yang nggak bisa dijabarkan dan dijelaskan sama kata-kata, sulit dipahami diri sendiri apalagi orang lain.

Kalau kamu sekarang lagi ngerasa suka sama teman atau sahabat kamu, pesan aku sih bijak-bijak aja ya dan siapkan hati dan mental sekuat baja. Karena teman yang kamu suka belum tentu suka balik sama kamu. Syukur-syukur kalau dia juga suka sih sama kamu.

Dalam sebuah zona “temen jadi demen” pilihan kamu itu kayak buah simalakama, dimakan mati bapak – nggak dimakan mati ibu. Yaa kalau diungkapkan kamu harus siap kehilangan persahabatan  yang kamu jalin, kalau nggak diungkapkan yaa kamu kudu kuat mendam perasaan. Tapi bagusnya kalau kamu ungkapin kamu masih tetep bisa jalin persahabatan kamu dengan baik dan dewasa menghadapi keadaan. Jangan sampai jadi renggang dan terputuslah silaturahmi, duh rugi banget walau ada untungnya juga sih buat cepet bisa move on (haha halah gimana sih ini).

Dan kalau cinta kamu juga berbalas selain Alhamdulillah, sebenarnya ada ngerinya juga, kalau kalian nggak jodoh terus putus terus ujung-ujungnya jadi renggang yaah nggak enak juga. Tuh kan demen sama temen tuh ribet. Seperti kata Dilan, jatuh cinta ke sahabat itu berat, kamu nggak akan kuat. Biar aku aja – ehh itu mah kata saya deng hehee.

Okay ada yang mau ditanyakan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dear Diary

     Sudah ada lima bulan lamanya aku mengenal seseorang, dia mas-mas jawa Solo hehe. aku senang sih bisa kenal dan dekat dengan dia. Alasan...